CARA MENCETAK LAPORAN PTK

Setelah mendownload dan mencetak laporan PTK, selanjutnya data laporan ini diserahkan ke admin Dinas Pendidikan. Berikut Cara Mencetak atau Mendownload Laporan PTK Yang Telah Diverifikasi di Padamu Negeri :

Login menggunakan akun sekolah/operator sekolah
Klik Padamu Sekolah
Klik tab menu "Pendidik dan Tenaga Kependidikan" yang ada di atas.
Lihat dipinggir layar anda, lalu klik LAPORAN
Terakhir, klik Unduh PTK yang telah diverifikasi.
Selesai.
Itulah cara mendownload laporan PTK di Padamu Negeri. Laporan ini akan anda terima dalam format Excel, silahkan anda edit supaya rapih, dan ditanda tangani oleh Kepala Sekolah sebelum diserahkan ke admin Dinas Pendidikan.
 
 
Info lebih lanjut dapat dilihat di web Narasumber tulisan ini : www.teknopers.com 
Terima kasih

CARA CETAK KARTU PTK SEMESTER 2

Sahabat Operator Sekolah Padamu Negeri 2015… Berikut panduan untuk memproses keaktifan PTK di semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 di Padamu Negeri 2015 yang admin share dari http://bantuan.siap-online.com. Bahwasannya proses keaktifan PTK dalam satu sekolah dilakukan secara kolektif berdasarkan ajuan dari Kepala Sekolah ke Dinas. 

Namun untuk cetak Kartu Digital setiap semester tetap dilakukan mandiri oleh setiap PTK.Catatan : Ajuan kolektif tersebut sekaligus sebagai laporan resmi rekap beban kerja PTK aktif di sekolah ke Dinas setempat. Info selengkapnya dapat Anda lihat di sini.
Berikut langkah singkat mencetak kartu digital bagi PTK yang sekolahnya telah diajukan vervalnya oleh Kepala Sekolah dan telah disetujui ajuan vervalnya oleh Dinas :
1.   Login sebagai PTK pada http://padamu.siap.web.id.

2.  Silakan isi PegID/NUPTK dan password login akun PTK Anda dan pilih layanan Padamu PTK jika telah berhasil login.

3.  Pada halaman dasbor PADAMU PTK Anda akan ditampilkan status keaktifan Anda, perhatikan gambar berikut :

4.   Klik Info Mengajar untuk melihat Riwayat Mengajar Anda.

Pemutakhiran riwayat mengajar tidak perlu di entri manual lagi oleh setiap guru. Sistem akan meng-update riwayat mengajar baik di sekolah induk atau non induk secara otomatis ke setiap portofolio guru sesuai dengan isian jadwal kegiatan belajar mengajar mingguan pada semester aktif yang di entri oleh petugas admin/operator sekolah.
Catatan : harap disiapkan dokumen penjadwalan mingguan pembelajaran di setiap kelas pada semester 2 TP. 2014/2015 yang telah berlaku di sekolah saat ini sebagai dasar entri ke sistem Padamu Negeri). Klik untuk melihat Panduan Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan. Berikut contoh tampilan Daftar Riwayat mengajar Anda.

5.   Unggah foto Anda, klik Unggah Foto. Pilih file foto dari media penyimpanan komputer Anda. File yang dapat diunggah adalah file JPG, PNG, dan GIF dengan ukuran maksimum yang diijinkan 250 X 400 pixel. 

6.   Selanjutnya, klik Periksa Portofolio, periksa portofolio Anda. Jika ada yang harus disesuaikan silakan klik Edit Kembali, namun jika sudah sesuai klik OK.

7.   Selanjutnya, klik tombol Aktifkan Portofolio untuk periode Tahun Ajuran 2014-2015 Semester 2. klik aktifkan portofolio ptk berhasil di aktifkan.

8.   Langkah terakhir setelah semua PTK dalam satu sekolah melakukan keaktifan secara kolektif dan telah diajukan Kepala Sekolah ke Dinas untuk persetujuan verval, barulah PTK tersebut dapat mencetak kartu digital. Tombol Cetak kartu digital akan aktif jika verval ajuan kepala sekolah telah disetujui oleh operator dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Klik tombol Cetak untuk mencetak kartu digital PTK.

9.   Selamat, kartu digital Anda sebagai tanda keaktifan PTK periode Tahun Ajuran 2014-2015 Semester 2 telah berhasil dicetak. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Terimakasih.
Silahkan berkunjung ke Narasumber tulisan ini untuk lebih lengkapnya www.dadangjsn.blogspot.com.

Dicari Seorang Ayah!

Weekend with daddy?
Sesuatu hal yang terdengar luar biasa bagi seorang anak, karena ia bisa berbagi cerita dengan sang ayah pada hari tersebut. Sang ayah yang bekerja setiap hari tidak mungkin diganggu, bila ada sesuatu hal yang ia ingin sampaikan maka ayahnya berkata,"Sama kakak atau bunda aja yah, ayah mau pergi".
Namun beberapa bulan ini, anak tersebut tidak mendapati waktu sang ayah untuk bersenda gurau atau bermain dengannya. Seolah ada pesan tidak tertulis ketika ia menemui ayahnya tertidur kembali setelah sholat subuh : Jangan diganggu, ayah lelah bekerja.
Sikap ayah tersebut juga membuat panik sang bunda yang terus ditanya oleh kedua anaknya yang ingin bermain dengan ayah mereka seperti biasanya. Tetapi ayah seolah tak perdulli, ia serahkan segala urusan kepada bunda. Akhir-akhir ini, bunda melihat ayah memberikan semua tanggungjawab pengasuhan pada dirinya dan hal ini tidak diinginkannya. Sebagai protes pada sikap sang ayah, anak tersebut berkata, "Aku cari ayah yang mau diajak main!".
Belakang ini banyak ayah yang lupa, bahwa pola asuh dan tugas pengasuhan bukan tugas bunda semata. Ayah mungkin merasa telah membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan materi dalam rumah tangga setiap bulannya. Setelah itu, tugas bundalah yang mengasuh anak-anak agar menjadi anak yang patuh dan membuat mereka berprestasi di sekolah sehingga terlihat sebagai keluarga harmonis.

(gambar dari google)
Ayah, masihkah suka membuka kisah Lukman dan Nabi Ibrahim dalam al qur'an?
Ayah merupakan pendidik pertama bagi anak, ayah yang bertugas meletakkan dasar kepribadian anak. Dari ayah, ia belajar mengenal Penciptanya melalui adzan dan iqomah yang dikumandangkan saat ia dilahirkan melalui telinga kanan dan kirinya. Melalui bimbingan ayah, anak mengenal sesuatu hal yang benar dan salah. Jika peran tersebut telah dijalankan oleh bunda, itu karena kebaikan hati bunda yang ingin membantu ayah. Namun bukan berarti tugas utama ayah berpindah tangan dan membiarkan bunda sendirian dalam pengasuhan.
Bagi setiap anak, figur kepemimpinan dan kekuatan ada pada ayah. Darinya anak belajar mengerti tanggungjawab, konsekuensi dan tegar. Sedangkan dari bunda, anak belajar konsep kelembutan dan kasih sayang yang tiada pernah akan habisnya (love will never end). Jika kedua hal tersebut diperoleh anak secara seimbang maka kematangan jiwa akan tumbuh pada diri sang anak.
Meluangkan waktu bukan hanya di akhir pekan saja, bisa setiap hari walau hanya 10 menit asal berkualitas, maka anak tidak akan protes dan mencari ayah yang hilang dalam tanda kutip. Sekarang banyak program yang menawarkan tentang mengenal dan belajar mendidik anak bagi calon orangtua dan orangtua. Program ini melibatkan ayah dan bunda dalam pembelajaran tersebut.

Semoga Bermanfaat

Wiwik Suryandarini

@wiwik_wsurya74

FORMAT DATA PENDIDIK DAN TENAGA PENDIDIKAN

Pada awal semester genap ini, Kementerian Agama Kota Jakarta Pusat mendata guru RA dan Madrasah. Data ini untuk meng-snkronisasi data yang telah masuk melalui emis online yang lalu.
Format data pendidik dan tenaga pendidikan adalah sebagai berikut: Format PTK.xlsx 
atau coba ini yah

Harap segera mengisi dan mengirimkannya kembali ke penmad jakarta pusat dengan email : mapendajakpus@yahoo.com

Semoga bermanfaat.
Wiwik Suryandarini

SKEMA ALUR PADAMU NEGERI SEMESTER 2 TP.2014/2015

Kepada PTK se-Indonesia yth.

Sebagai persiapan, kami sampaikan informasi awal perihal rencana skema alur Padamu Negeri (terlampir) untuk periode semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 yang dijadwalkan mulai 1 Februari 2015 s/d 30 Juni 2015.

Hal yang baru di Padamu Negeri mulai tahun ini, antara lain:
1. Proses VerVal NRG bagi Guru yang telah memiliki Sertifikasi Guru.
2. Unggah berkas pindai (scan) Dokumen Piagam Sertifikasi Guru
3. Pengisian Jadwal Mengajar Guru baik basis mapel KTSP dan K13
4. Ajuan Keaktifan Kolektif PTK oleh Kepala Sekolah

Untuk prosedur PKG periode semester 2 masih sama dengan yang semester 1 lalu dengan syarat PTK dapat di PKG oleh Kepala Sekolah apabila telah dinyatakan aktif (Cetak Kartu Digital Semester 2) sesuai alur.
Berkenaan dengan hal tersebut kami himbau untuk mempersiapkan dokumen-dokumen terkait, seperti:
1. Jadwal Mingguan setiap Kelas pada Semester 2 TP. 2014/2015
2. Piagam Sertifikasi Guru (Asli dan Copy) bagi yang telah bersertifikasi.

Catatan:
a. Untuk prosedur PKG periode semester 2 masih sama dengan yang semester 1 lalu dengan syarat PTK dapat di PKG oleh Kepala Sekolah apabila telah dinyatakan aktif (Cetak Kartu Digital Semester 2) sesuai alur.
b. Surat Edaran resmi dari BPSDMPK PMP Kemdikbud sedang disiapkan dan segera didistribusikan ke sekolah-sekolah melalui LPMP dan Dinas Pendidikan serta Pendma/Mapenda Kab/Kota.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan saat ini. Semoga banyak memberi manfaat.
Salam Padamu Negeri Indonesiaku,
Admin Pusat
BPSMDPK PMP Kemdikbud


Sumber : Padamu negeri dan HITS-Penmad DKI






Jaring Pembelajaran Bunda

Pada tulisan ini saya mencoba berbagi hal yang insya Allah bermanfaat bagi bunda yang ingin mengajarkan anaknya di rumah.
Bila di sekolah saya jaring pembelajaran ini disebut Spider Web namun saya persilahkan bunda menamakan apa saja karena bukan nama yang penting tetapi isi dari kegiatan yang akan bunda ajarkan pada ananda yang berusia 2 - 5 tahun.
Yang paling utama bunda rencanakan adalah penentuan Tema yang akan diperkenalkan, misalnya pada tahun ini bunda menginginkan Tema Tanaman. Setelah tema didapat selanjutnya bunda menentukan sub tema.

Contoh 
Tema 1 Tahun : Tanaman
Sub Tema 1 Tahun : Tanaman obat, Tanaman hias, Bagian dari tanaman, dsb
Sub Tema Bulan Januari : Bagian dari tanaman, dsb
Sub Tema Minggu 1 : Buah Mangga
Sampai sini semoga bunda dapat paham yah. Namun yang perlu diingat pada saat bunda memperkenalkan suatu hal ingat selalu prinsipnya yaitu
1. What, apa yang ingin diperkenalkan
2. Where, dimana hal itu didapat
3. Who, siapa saja yang berhubungan
4. When, kapan hal tersebut didapat
5. Why, mengapa harus dipelajari
6. How, bagaimana mempelajarinya
Prinsip yang sama dengan Gurunda "Pak Jamil" ajarkan kepada kita semua saat TBnC.
Pada perkenalan pohon mangga ini maka What-nya adalah Apa ciri dari pohon mangga, Kegiatannya adalah mengamati pohon mangga
Lalu Where, Dimana menanam pohon mangga, setelah berdiskusi dengan ananda bunda dapat melakukan kegiatan mewarnai, mengarsir atau mengisi pola
Untuk selanjutnya silahkanbunda dapat melihat dan mempelajarinya di sini jaring%20pembelajaran.doc 
Semoga Bermanfaat
Wiwik Suryandarini
Pendidik dan Trainer
Pin 325D598C / wa. 08816831153

Prinsip Penilaian RA/TK/PAUD

Untuk melihat pencapaian pembelajaran di RA/TK/PAUD, maka diberikan penilaian pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak. Penilaian pencapaian pembelajaran yang diambil dari indikator-indikator pengembangan kemampuan dasar anak tersebut memiliki prinsip-prinsip penilaian sebagai berikut :


1. Sistematis
Penilaian harus dilakukan secara sistematis, artinya kegiatan penilaian dilakukan secara teratur dan terprogram, sesuai dengan rencana yang telah di susun, kebutuhan nyata yang ada dilapangan, dan atau karakteristik penggunaan instrumen yang akan digunakan. Sebagai contoh ketika mengenalkan cara melipat pada anak maka penilaian yang harus dipersiapkan adalah penilaian unjuk kerja

2. Menyeluruh
Penilaian mencakup semua aspek perkembangan anak yang meliputi : nilai-nilai agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa dan sosial emosional. Disamping aspek yang dinilai, sesuai tingkat dan kedalamannya, kegiatan penilaian juga dapat menggali data dari berbagai sumber yang relevan dengan aspek yang dinilai.
Ketika dalam penilaian unjuk kerja terdapat juga aspek bahasa seperti mengungkapkan bahasa, kognitif seperti berapa lipatan yangdikerjakan, dsb

3. Berkesinambungan
Penilaian dilakukan secara terencana, bertahap dan terus menerus untuk memperoleh gambaran tentang pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

4. Objektif
Proses dan hasil-hasil penilaian dilakukan sesuai dengan kondisi anak yang sebenarnya dan semata-mata untuk kepentingan pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak tidak menjadi bagian dari pertimbangan dalam penilaian.

5. Mendidik
Proses dan hasil penilaian dapat dijadikan dasar untuk memotivasi, mengembangkan dan membina anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.
Guru sebagai fasilitator juga merangkap motivator anak agar lebih memberanikan diri menunjukkan kemampuannya.

6. Kebermaknaan
Hasil penilaian harus mempunyai arti dan bermanfaat bagi peserta didik, orang tua, guru dan pihak lain yang relevan. Kebermaknaan ini maksudnya adalah semua pihak dapat mengetahui seberapa persentase perkembangan anak dalam memahami dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Bila anak hanya mengetahui lipatan 2 maka guru wajib mengutarakannya kepada orang tua sehingga kesinambungan pembelajaran dapat dipahami orang tua.

Semoga Bermanfaat

Wiwik Suryandarini
Pendidik dan Trainer

Follow me at @wiwik_wsurya74

Sumber : Kurikulum PAUD