Bagan Struktur Kurikulum 2013







     
sumber : slideshare.net

Proses Penerapan Kurikkulum PAUD 2013

  •  Ada beberapa tujuan proses penerapan kurtilas ini, yaitu :
  1.  Mengoptimalkan fungsi penginderaan anak
  2.  Mengenalkan segala sesuatu dari konkrit ke abstrak. 
  3. Dilakukan secara menyenangkan, atas inisiatif sendiri, bebas dari paksaan. 
  4. Dapat bereksplorasi menggunakan ide sendiri
  5. Membangun pengalaman nyata anak untuk membangun pengetahuannya sendiri. 
  6. Didukung dengan pijakan guru yang tepat. 
  7. Inkuiri; membangun critical thinking dan problem solving pada anak
  •  sumber : www.slideshare.net 

KTSP 2013

Kurikulum KTSP PAUD 2013 yaitu kurikulum nasional yang dikembangkan, disusun dan dikelola oleh sebuah lembaga sesuai kebutuhan dan kultur lembaga tersebut. KTSP lembaga yang satu dengan lembaga yang lainnya itu dipastikan berbeda namun mempunyai inti yang sama.


Kurikulum disusun harus memperhatikan seluruh potensi anak agar dapat berkembang optimal dengan memadukan seluruh aspek pengembangan. 

Kurikulum bukanlah harga mati pada pelaksanaan kegiatan main dan pembelajaran. Kurikulum merupakan acuan minimal, dengan kata lain, kurikulum dapat dikembangkan sesuai dengan situasi kondisi peserta didik, waktu, dan daerah dimana kurikulum tersebut digunakan.

Kurikulum di lembaga pendidikan anak usia dini terdiri dari dua kategori, yaitu kurikulum untuk pendidikan formal dan kurikulum untuk pendidikan non formal. Kurikulum yang digunakan pun dirancang berbeda sesuai usia anak yang dilayani.

PAUD formal saat ini menggunakan kurikulum 2004 yang sering disebut dengan kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Sedangkan PAUD nonformal banyak menggunakan Menu Generik sebagai acuan pelaksanaan pembelajaran atau pun kegiatan pengembangan lainnya.

Tata cara penyusunan KTSP PAUD 2013

Komponen-komponen yang termuat dalam KTSP mencakup dua dokumen, yaitu :
Dokumen I dan Dokumen II


DOKUMEN I ( KTSP PAUD 2013 )


Dokumen I dalam KTSP terdiri dari empat BAB yaitu Pendahuluan, Tujuan Pendidikan, Struktur dan Muatan Kurikulum, dan Kalender Pendidikan.

BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan berisi penjabaran :

1.     Latar Belakang (Dasar Pemikiran Penyusunan KTSP)
        
Latar belakang merupakan penjabaran alasan pengembangan kurikulum. Di sini dibahas dua hal sebagai pertimbangan mengapa sebuah pengembangan kurikulum perlu ada, yaitu kenyataan yang ada di lapangan dan harapan pengembang kurikulum.
    
Kenyataan berisi mengenai berbagai fakta yang menjelaskan keadaan lapangan yang menuntut segera dikembangkannya sebuah kurikulum yang sudah ada.

Harapan pengembang kurikulum, berisi berbagai hal yang diharapakan jika kurikulum tersebut dikembangkan dari kurikulum yang sudah ada. Harapan yang disusun memperhatikan kemampuan lembaga, dari segi SDM maupun SDA.

2.     Analisis SWOT Kondisi Lembaga

Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) perlu dilakukan untuk mengetahui berbagai faktor, baik pendukung maupun
penghambat jika sebuah kurikulum akan dikembangkan di wilayah sekitar lembaga.

a)    Strengths (Kekuatan)

Kekuatan merupakan unsur-unsur yang dapat dijadikan pendukung bagi pengembangan kurikulum ini. Kekuatan dapat berupa material muapun nonmaterial.

b)   Weaknesses (Kelemahan)

Kelemahan merupakan faktor penghambat bagi pelaksanaan pengembangan kurikulum. Faktor ini sama dengan faktor kekuatan, dapat bersifat material dan imaterial.

c)    Opportunities (Peluang)

Peluang merupakan kesempatan, celah, atau alternatif, yang berarti bahwa unsur ini merupakan berbagai peluang dan alternatif bagi pelaksanaan pengembangan kurikulum.

d)    Threats (Ancaman)

Ancaman merupakan unsur yang dapat menggagalkan proses dan pelaksanaan pengembangan kurikulum.


BAB II TUJUAN PENDIDIKAN

Tujuan Pendidikan berisi penjabaran :


1      Filosofi



Lembaga menentukan filosofi yang akan dijadikan acuan bagi pengembangan kurikulum agar tidak melenceng dari falsafah bangsa dan kebutuhan sekolah. Filosofi pengembangan kurikulum memperhatikan pada budaya bangsa,perkembangan anak, keadaan wilayah, kemajuan jaman, dan kebutuhan masyarakat akan pendidikan.



2       Visi Sekolah

Visi merupakan cita-cita utama sekolah yang dijabarkan dalam kalimat. Visi ini tidak lebih dari satu kalimat. Beberapa lembaga menjadikan visi ini sekaligus sebagai motto sekolah agar mudah diingat masyarakat. 

3      Misi Sekolah

Misi merupakan penjabaran agar visi tercapai, atau lebih singkatnya adalah cara mencapai visi. Hal ini memungkinkan bahwa misi dapat lebih dari satu kalimat uraian. 

4      Tujuan Sekolah

Tujuan sekolah terlahir dari misi yang ada dan merupakan harapan terhadap lulusan yang dihasilkan. Cara yang dijabarkan dalam misi dapat diuraikan menjadi tujuan. 


5      Prinsip Pembelajaran
   
Prinsip pembelajaran perlu disusun agar pelaksanaan kurikulum yang telah dikembangkan tetap pada jalurnya. Prinsip dapat disusun dengan mengadopsi dari perkembangan anak, budaya dan adat istiadat daerah, ataupun tuntutan perkembangan jaman. 

6     Tata Tertib
   
Jika prinsip pembelajaran telah disusun, maka perlu ada tata tertib pelaksanaan pembelajaran yang juga dimuat dalam pengembangan kurikulum agar pelaksanaannya tidak melanggar karakteristik anak, budaya, dan filosofi sekolah. Tata tertib diberlakukan pada sekolah, guru, dan orang tua sebagai pengguna.
BAB III  STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

Hal ini merupakan inti isi kurikulum, di dalamnya memuat menu pembelajaran yang akan dijadikan acuan pembelajaran sepanjang tahun. Struktur meliputi kurikulum inti dan kurikulum institusional atau muatan lokal dan berisi alokasi waktu pada masing-masing aspek. 
Isi kurikulum disusun dengan memperhatikan komponen anak, pendidik, pembelajaran, asesmen, dan pengelolaan pembelajarannya itu sendiri. 
  • Anak memperhatikan sasaran layanan usia di sekolah
  • Pendidik memperhatikan kompetensi lulusan dan kualifikasi pendidikan
  • Pembelajaran memperhatikan pengelompokkan usia
  • Asesmen dengan menyusun acuan pemantauan perkembangan anak dalam pembelajaran
  • Pengelolaan pembelajaran berisi satuan kegiatan dari tahunan hingga ke harian.
1    Bidang Pengembangan
Bidang pengembangan atau aspek perkembangan merupakan perkembangan yang akan dilatihkan selama proses pembelajaran sesuai dengan usia dan karakteristik anak. 
Jika pengembangan kurkikulum mengacu pada kurikulum PAUD formal, maka akan ada lima bidang pengembangan. Namun jika mengacu pada kurikulum PAUD nonformal akan terdapat enam aspek perkembangaan.
2     Muatan Lokal
Muatan lokal merupakan isi kurikulum yang akan menjadi ciri khas sebuah sekolah sesuai dengan kegiatan khas dari masyakarat sekitar. 
3     Kegiatan Pengembangan Diri
Kegiatan pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler yang merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian anak melalui kegiatan penyaluran minat, bakat, hobi, kepribadian, dan kreativitas. 
4     Pengaturan Beban Mengajar
Pembagian alokasi waktu agar indikator dapat dikembangkan dengan merata.
Kalender berisi tentang pengaturan waktu pembelajaran selama setahun yang disesuaikan pada kebutuhan daerah, peserta didik dan pemerintah daerah maupun pusat. 
Dalam kalender dijabarkan juga sistem pembelajaran yang dianut, menggunakan triwulan, catur wulan, atau semester. Memuat juga waktu pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, dimulai jam berapa dan kapan berakhirnya.

DOKUMEN II ( KTSP PAUD 2013 )

Dokumen II KTSP berisi pengembangan silabus yang merupakan perencanaan tahunan, semester/bulanan, mingguan, dan harian. Dokumen II berisi inti pembelajaran yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan.


sumber : kurikulumpaud.blospot.com

CARA MENCETAK LAPORAN PTK

Setelah mendownload dan mencetak laporan PTK, selanjutnya data laporan ini diserahkan ke admin Dinas Pendidikan. Berikut Cara Mencetak atau Mendownload Laporan PTK Yang Telah Diverifikasi di Padamu Negeri :

Login menggunakan akun sekolah/operator sekolah
Klik Padamu Sekolah
Klik tab menu "Pendidik dan Tenaga Kependidikan" yang ada di atas.
Lihat dipinggir layar anda, lalu klik LAPORAN
Terakhir, klik Unduh PTK yang telah diverifikasi.
Selesai.
Itulah cara mendownload laporan PTK di Padamu Negeri. Laporan ini akan anda terima dalam format Excel, silahkan anda edit supaya rapih, dan ditanda tangani oleh Kepala Sekolah sebelum diserahkan ke admin Dinas Pendidikan.
 
 
Info lebih lanjut dapat dilihat di web Narasumber tulisan ini : www.teknopers.com 
Terima kasih

CARA CETAK KARTU PTK SEMESTER 2

Sahabat Operator Sekolah Padamu Negeri 2015… Berikut panduan untuk memproses keaktifan PTK di semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 di Padamu Negeri 2015 yang admin share dari http://bantuan.siap-online.com. Bahwasannya proses keaktifan PTK dalam satu sekolah dilakukan secara kolektif berdasarkan ajuan dari Kepala Sekolah ke Dinas. 

Namun untuk cetak Kartu Digital setiap semester tetap dilakukan mandiri oleh setiap PTK.Catatan : Ajuan kolektif tersebut sekaligus sebagai laporan resmi rekap beban kerja PTK aktif di sekolah ke Dinas setempat. Info selengkapnya dapat Anda lihat di sini.
Berikut langkah singkat mencetak kartu digital bagi PTK yang sekolahnya telah diajukan vervalnya oleh Kepala Sekolah dan telah disetujui ajuan vervalnya oleh Dinas :
1.   Login sebagai PTK pada http://padamu.siap.web.id.

2.  Silakan isi PegID/NUPTK dan password login akun PTK Anda dan pilih layanan Padamu PTK jika telah berhasil login.

3.  Pada halaman dasbor PADAMU PTK Anda akan ditampilkan status keaktifan Anda, perhatikan gambar berikut :

4.   Klik Info Mengajar untuk melihat Riwayat Mengajar Anda.

Pemutakhiran riwayat mengajar tidak perlu di entri manual lagi oleh setiap guru. Sistem akan meng-update riwayat mengajar baik di sekolah induk atau non induk secara otomatis ke setiap portofolio guru sesuai dengan isian jadwal kegiatan belajar mengajar mingguan pada semester aktif yang di entri oleh petugas admin/operator sekolah.
Catatan : harap disiapkan dokumen penjadwalan mingguan pembelajaran di setiap kelas pada semester 2 TP. 2014/2015 yang telah berlaku di sekolah saat ini sebagai dasar entri ke sistem Padamu Negeri). Klik untuk melihat Panduan Pengaturan Jadwal Kelas Mingguan. Berikut contoh tampilan Daftar Riwayat mengajar Anda.

5.   Unggah foto Anda, klik Unggah Foto. Pilih file foto dari media penyimpanan komputer Anda. File yang dapat diunggah adalah file JPG, PNG, dan GIF dengan ukuran maksimum yang diijinkan 250 X 400 pixel. 

6.   Selanjutnya, klik Periksa Portofolio, periksa portofolio Anda. Jika ada yang harus disesuaikan silakan klik Edit Kembali, namun jika sudah sesuai klik OK.

7.   Selanjutnya, klik tombol Aktifkan Portofolio untuk periode Tahun Ajuran 2014-2015 Semester 2. klik aktifkan portofolio ptk berhasil di aktifkan.

8.   Langkah terakhir setelah semua PTK dalam satu sekolah melakukan keaktifan secara kolektif dan telah diajukan Kepala Sekolah ke Dinas untuk persetujuan verval, barulah PTK tersebut dapat mencetak kartu digital. Tombol Cetak kartu digital akan aktif jika verval ajuan kepala sekolah telah disetujui oleh operator dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Klik tombol Cetak untuk mencetak kartu digital PTK.

9.   Selamat, kartu digital Anda sebagai tanda keaktifan PTK periode Tahun Ajuran 2014-2015 Semester 2 telah berhasil dicetak. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Terimakasih.
Silahkan berkunjung ke Narasumber tulisan ini untuk lebih lengkapnya www.dadangjsn.blogspot.com.

Dicari Seorang Ayah!

Weekend with daddy?
Sesuatu hal yang terdengar luar biasa bagi seorang anak, karena ia bisa berbagi cerita dengan sang ayah pada hari tersebut. Sang ayah yang bekerja setiap hari tidak mungkin diganggu, bila ada sesuatu hal yang ia ingin sampaikan maka ayahnya berkata,"Sama kakak atau bunda aja yah, ayah mau pergi".
Namun beberapa bulan ini, anak tersebut tidak mendapati waktu sang ayah untuk bersenda gurau atau bermain dengannya. Seolah ada pesan tidak tertulis ketika ia menemui ayahnya tertidur kembali setelah sholat subuh : Jangan diganggu, ayah lelah bekerja.
Sikap ayah tersebut juga membuat panik sang bunda yang terus ditanya oleh kedua anaknya yang ingin bermain dengan ayah mereka seperti biasanya. Tetapi ayah seolah tak perdulli, ia serahkan segala urusan kepada bunda. Akhir-akhir ini, bunda melihat ayah memberikan semua tanggungjawab pengasuhan pada dirinya dan hal ini tidak diinginkannya. Sebagai protes pada sikap sang ayah, anak tersebut berkata, "Aku cari ayah yang mau diajak main!".
Belakang ini banyak ayah yang lupa, bahwa pola asuh dan tugas pengasuhan bukan tugas bunda semata. Ayah mungkin merasa telah membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan materi dalam rumah tangga setiap bulannya. Setelah itu, tugas bundalah yang mengasuh anak-anak agar menjadi anak yang patuh dan membuat mereka berprestasi di sekolah sehingga terlihat sebagai keluarga harmonis.

(gambar dari google)
Ayah, masihkah suka membuka kisah Lukman dan Nabi Ibrahim dalam al qur'an?
Ayah merupakan pendidik pertama bagi anak, ayah yang bertugas meletakkan dasar kepribadian anak. Dari ayah, ia belajar mengenal Penciptanya melalui adzan dan iqomah yang dikumandangkan saat ia dilahirkan melalui telinga kanan dan kirinya. Melalui bimbingan ayah, anak mengenal sesuatu hal yang benar dan salah. Jika peran tersebut telah dijalankan oleh bunda, itu karena kebaikan hati bunda yang ingin membantu ayah. Namun bukan berarti tugas utama ayah berpindah tangan dan membiarkan bunda sendirian dalam pengasuhan.
Bagi setiap anak, figur kepemimpinan dan kekuatan ada pada ayah. Darinya anak belajar mengerti tanggungjawab, konsekuensi dan tegar. Sedangkan dari bunda, anak belajar konsep kelembutan dan kasih sayang yang tiada pernah akan habisnya (love will never end). Jika kedua hal tersebut diperoleh anak secara seimbang maka kematangan jiwa akan tumbuh pada diri sang anak.
Meluangkan waktu bukan hanya di akhir pekan saja, bisa setiap hari walau hanya 10 menit asal berkualitas, maka anak tidak akan protes dan mencari ayah yang hilang dalam tanda kutip. Sekarang banyak program yang menawarkan tentang mengenal dan belajar mendidik anak bagi calon orangtua dan orangtua. Program ini melibatkan ayah dan bunda dalam pembelajaran tersebut.

Semoga Bermanfaat

Wiwik Suryandarini

@wiwik_wsurya74

FORMAT DATA PENDIDIK DAN TENAGA PENDIDIKAN

Pada awal semester genap ini, Kementerian Agama Kota Jakarta Pusat mendata guru RA dan Madrasah. Data ini untuk meng-snkronisasi data yang telah masuk melalui emis online yang lalu.
Format data pendidik dan tenaga pendidikan adalah sebagai berikut: Format PTK.xlsx 
atau coba ini yah

Harap segera mengisi dan mengirimkannya kembali ke penmad jakarta pusat dengan email : mapendajakpus@yahoo.com

Semoga bermanfaat.
Wiwik Suryandarini