Sukses Belajar di PAUD

Hakikat dan makna belajar dapat diartikan sebagai proses membangun makna dan pemahaman terhadap informasi atau pengalaman baru. Belajar dan pembelajaran memiliki makna yang berbeda bila dilihat dalam kamus bahasa Indonesia maupun dalam pasal 1 UU No. 20 tahun 2003.

Bila melihat referensi tersebut diatas, dapat dikatakan pembelajaran adalah proses yang disengaja yang menyebabkan belajar anak didik belajar. Dan untuk kegiatan belajar yang sukses ada beberapa tahap yang dilalui oleh anak yaitu :
1. Pra belajar
2. Proses belajar
3. Pasca belajar

Saya mencoba memetakan atau me-mapping agar mudah dipahami oleh teman-teman yang membaca artikel ini



Tahapan inilah yang sebaiknya dilakukan seorang guru, bukan ujug-ujug mengajar tanpa dilalui dahulu dengan pra belajar. Jika diistilahkan dalam bidang olah raga adalah pemanasan.

Memotivas anak-anak secara umum bahkan dapat memotivasi mereka dengan gaya belajar anak yang telah kita ketahui sebelumnya. Ada anak bergaya belajar auditori dan lain sebagainya. Ada beberapa tools untuk mengetahui gaya belajar seperti sidik jari STIFIn dan lainnya. Kebetulan saya menggunakan tools dengan sidik jari STIFIn, sehingga memudahkan kegiatan belajar mengajar di kelas. Jika teman-teman menggunakan tools lain silahkaa. Memotivasi ini bisa bernyanyi, senam atau lainnya yang bertujuan membangkitkan gairah anak dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran.

Setelah melalui pra belajar, kita memasuki tahap proses belajar, disinilah peran guru sebagai mentor dan fasilitator digunakan. Mengarahkan dan memberikan layanan maksimal agar mereka dapat mengerjakan kegiatan dengan baik.

Proses selanjutnya dalah tahap pasca belajar, dan disini dapat menggunakan sedikit tools coaching agar meransang anak dalam mereview kegiatan yang telah dilaksanakan serta membangkitkan keinginannya untuk belajar lebih baik keesokkan harinya.

Didalam buku ini ada beberapa pendekatan yang dapat dipelajari dan bisa pula dikembangkan kembali oleh teman-teman. Mulai dari pendekatan multisensori hingga pendekatan belajar aktif. 

Semoga bermanfaat



Wiwik Suryandarini

Bila ingin mendapatkan buku ini dan info STIFIn teman-teman bisa menghubungi Pak Toni di 081283893081




Tipe Guru PAUD

Woow, ternyata dari beberapa pengalaman teman yang sharing ke saya tentang tipikal guru, secara garis besar ada tiga :
1. Guru Abai
yaitu seseorang yang berprofesi sebagai guru, tetapi kehadirannya tidak dirasakan oleh anak didik dan teman seprofesinya di sekolah. Guru tipe ini tidak mengajar dengan hati dan bisa jadi sebenarnya dia tidak ingin berprofesi sebagai guru namun karena susah mendapatkan pekerjaan terpaksalah ia menjadi guru.

2. Guru Kejar Target
yaitu guru yang hanya melaksanakan tugas mengajarnya setelah selesai ia pulang tanpa mengevaluasi atau berdiskusi dengan guru lainnya bahkan kepala sekolah. Yang terpenting bagi dirinya tugasnya sudah sesuai dengan yang ditulis, dan tipe seperti ini biasanya merasa dirinya yang paling benar.

3. Guru Inspiratif
Tipe guru ini seperti seniman karena ia dapat mewarnai suasana belajar dengan imajinasi dan kreativitasnya di dalam kelas. Ia akan terus mengasah kemampuannya supaya mampu menjalankan tugas sebagai guru. Biasanya guru ini paling disukai oleh anak didiknya

Bagaimana menyiasati diri untuk menjadi guru yang disukai dan dirindukan kehadirannya oleh anak didik? Saya menuliskan tips dan trik-nya di dalam buku "Be An Inspiring Teacher".

Semoga bermanfaat
Wiwik Suryandarini

#pendidikananakusiadini
#gurindam
#raudhatulathfal
#madrasahlebihbaik
#catatanwiwik